ruanghati.com on Facebook

Kue Lapis Surabaya Menggugah Selera Untuk Mencobanya

Kue ini tampil khas dengan warna kuning berpadu cokelat. Bagian kuningnya ringan dan lembut. Di tengahnya diolesi selai strawberry tipis-tipis. Begitu digigit, langsung terasa tekstur super lembut plus aromanya yang wangi. Wah, jadi teman minum teh dan kopi yang paling klop!

Lapis Surabaya

Lapis Surabaya

Dibanding kue-kue lain yang kini sedang trend di kota besar seperti ombre cake, rainbow cake dan red velvet cake, lapis Surabaya memang kalah menarik dari segi tampilan. Yang ini masih setia dengan tampilan polos, namun rasa lezatnya juga tak pernah berubah. Karena alasan ini lapis Surabaya selalu dicari!

Kue lapis Surabaya jadi salah satu jenis kue klasik yang hingga kini banyak dijual di toko kue. Tampilannya mirip-mirip sponge cake, namun begitu disentuh ataupun dinikmati, teksturnya terasa lebih basah dan tekstur halus lembut dan empuk.

Rahasia enaknya ada pada penggunaan telur yang tak main-main jumlahnya. Satu resep lapis Surabaya bisa menggunakan sekitar 20 kuning telur! Karenanya, teksturnya sangat lembut, lembap dengan rasa gurih yang enak. Apalagi dipakai mentega untuk adonannya. Harganya juga menjadi relatif mahal.

Di Jakarta, lapis Surabaya bisa dengan mudah didapatkan. kami coba mencicip lapis Surabaya buatan 3 toko kue terkemuka, yaitu Bread Talk, The Harvest, dan juga Monami Bakery. Ketiganya punya lapis Surabaya yang cukup digemari orang.

Lapis Surabaya buatan Bread Talk yang dijual potongan (Rp. 10.000/potong). Bagian kuningnya tampak terang dan mencolok dengan lapisan berwarna cokelat pekat di tengahnya. Irisannya lumayan tipis, sekitar 2,5 cm saja.

Hmm… teksturnya super lembut! Rasanya ringan di mulut aroma wangi dari mentega tercium. Selai strawberry di tengahnya yang berfungsi sebagai perekat juga dioles lumayan banyak, ada semburat asam manis di mulut. Karena lembut dan tipis, tak perlu waktu lama untuk menandaskan kue yang ringan empuk ini.

Sedangkan lapis Surabaya buatan Monami Bakery tak kalah menarik. Bakery ini terkenal sejak lama dengan beragam kue basah dan tradisional yang komplit. Lapis Surabaya di sini ukurannya lebih tebal, sekitar 4 cm. Aroma adonan telur yang wangi gurih tercium kuat.

Rupanya, lapis Surabaya yang ini teksturnya sama-sama empuk, namun tekstur cakenya lebih kasar. Selai perekat di bagian tengahnya dioles tipis-tipis hingga tak menjejakkan rasa strawberrynya. Bagian warna cokelatnya terasa lebih pahit di lidah.

Bagaimana dengan lapis Surabaya buatan The Harvest? Tiap potong lapis Surabaya dijual dengan kemasan yang lebih menarik. Tak seperti dua lapis Surabaya sebelumnya, buatan The Harvest warnanya lebih pucat. Di bagian tengah, cakenya berwarna merah gelap, mirip-mirip warna red velvet cake namun lebih pekat. Tampak selai strawberry yang dioles lumayan tebal di atasnya.

Cakenya bertekstur empuk enak dan cenderung lebih basah.Yang menarik, cake yang dijual Rp. 11.000/potong ini juga diberi irisan buah prune di atasnya. Jadi selain manis empuk, ada juga rasa asam segar tambahan dari buah ini.

Tentu tak sulit menentukan lapis Surabaya buatan toko kue mana yang paling enak. Menurut kami, lapis Surabaya buatan The Harvestlah yang paling juara. Dengan harga yang relatif sama, rasa dan teksturnya paling memuaskan di lidah. Nah, mau ngemil lapis Surabaya sore ini? Tak usah menunggu Lebaran, segera saja datangi salah satu bakery ini!

Bread Talk
Plaza Senayan, telepon: 021-57900055
Plaza Indonesia, telepon: 021-31936999
Plaza Semanggi, telepon: 021-25536715

Monami Bakery
Jl.Bulungan I No.64, telepon: 021- 7244962
Jl.RS. Fatmawati No.37, telepon: 021- 7509884
Jl.Pakubuwono VI No.6, telepon: 021- 7399366

The Harvest
Senopati, telepon: 021-52892424
Menteng, telepon: 021-2300369
Pluit, telepon: 021-6690250

 

( Sumber )

 

Share and Recommend to Your Friends

Share to Google Plus

Tips Kuliner Lainnya:

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>